Jatah cuti bersama tahun 2021 di sunat pemerintah

RedaksiKerja.com – Pemerintah Indonesia baru-baru ini secara resmi mengumumkan pengurangan jumlah hari cuti bersama di tahun 2021.

Sebanyak lima tanggal merah di ralat hingga menyisakan dua hari cuti bersama di tahun 2021 dari yang sebelumnya terdapat tujuh hari cuti bersama.

Keputusan tersebut didapatkan setelah penyelenggaran Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Cuti Bersama tahun 2021.

Pada rapat yang di adakan pada tanggal 22 Februari 2021 itu di pimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan , Muhadjir Effendy.

Pada rapat tersebut dihadiri oleh beberapa elemen penting dari pemerintahan antara lain Menko PMK Muhadjir Effendy, Mentri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker , Aspos Kapolri dan Pejabat Eseleon 1 K/L terkait.

BACA JUGA :   Arti kata ANJAY dan Arti Kata Anjay Dalam Bahasa Sansekerta

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa dalam SKB tiga menteri memutuskan bahwa sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama dan setelah dilakukan peninjauan kembali , maka cuti bersama dikurangi menjadi tinggal 2 hari saja.

Berikut ini adalah beberapa daftar hari cuti bersama yang di sunat oleh pemerintah di tahun 2021 :

  • 12 Maret : Cuti bersama Isra Mi’raj Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam
  • 17, 18, 19 Mei : Cuti bersama Idul Fitri 1442 Hijriyah
  • 27 Desember : Cuti bersama Hari Raya Natal 2021

Sedangkan berikut adalah hari cuti bersama yang masih berlaku dan tidak di hapuskan dalam rapat tersebut adalah sebagai berikut

  • 12 Mei : Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah
  • 24 Desember : Cuti bersama Hari Raya Natal 2021
BACA JUGA :   Tutorial Bikin Video Viral Tik-tok Challenge Ada Babi

Pemerintah sangat mempertimbangkan jumlah hari Cuti bersma pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 12 dan 13 Mei 2021.

Hal ini berkaitan dengan masih adanya potensi bahaya virus Covid-19 yang bisa menyebar kapan saja.

Selain itu, Cuti bersama dengan durasi yang lama bisa menyebabkan penumpukan orang banyak dalam waktu yang sama. Dan hal tersebut merupakan sebuah bahaya yang sangat mengerikan apabila terjadi penularan virus Covid-19.

Pemerintah juga menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5M dan berusaha bersama sama memutus rantai penualran COVID-19.

You May Also Like

About the Author: Bayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *